Organisasi di Jerman Tuntut Facebook Terkait Isu Privasi

" VZVB menyebutkan Facebook tidak memberikan informasi yang cukup bagi pengguna, ketika mereka mendaftar"
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF-Federasi organisasi konsumen Jerman yang dikenal dengan VZBV menuntut Facebook karena menyembunyikan pengaturan default yang tidak ramah privasi. Perwakilan VZVB menyebutkan Facebook tidak memberikan informasi yang cukup bagi pengguna, ketika mereka mendaftarkan akun.

Organisasi tersebut mengajukan tuntutan hukum ke jejaring sosial bentukan Mark Zuckerberg itu. Menurut mereka, Facebook tidak memberikan informasi yang cukup terkait privasi, ketika calon pengguna Facebook
mendaftar.

Salah satu yang disorot adalah penggunaan Facebook mobile yang memperlihatkan lokasi penguna secara default, ketika mereka melakukan chatting. VZBV menentang sistem Facebook dalam membagi informasi
pribadi yang tanpa sadar disetujui oleh pengguna, untuk menguntungkan perusahaan, alih-alih sesama pengguna Facebook.

Mereka menduga, Facebook menggunakan data pribadi pengguna untuk menarik iklan. VZBV juga menilai Facebook memberikan informasi yang menyesatkan, dengan mengatakan bahwa untuk mengakses platform
tersebut tidak dipungut biaya. Kenyataannya, menurut VZBV, pengguna harus "membayar" dengan data pribadi mereka

Sebelumnya Pengadilan Jerman memutuskan bahwa penggunaan nama asli di akun Facebook adalah ilegal alias melanggar hukum. Pengguna Facebook seharusnya diperbolehkan menggunakan nama pseudonym alias nama samaran. Kepatuhan akan hukum privasi yang berlaku di Eropa sejak lama menjadi landasan keputusan ini. Aturan tersebut telah dibuat sejak Januari
2018 lalu.

Merespon hal ini Facebook akan mengajukan banding. Facebook mengatakan jika pihaknya telah melakukan beberapa perubahan untuk mematuhi peraturan hukum yang berlaku di UniEropa, sejak masalah ini
dikulik pertama kali pada 2015 lalu.