Teliti Sebelum Membeli, Inilah 8 Smartphone Paling Susah Diperbaiki

"rata-rata smartphone kelas atas susah untuk diperbaiki"
Ilustrasi (Pixabay)
Galaxy S9 Plus
Sama seperti di atas, Samsung Galaxy S9 Plus juga masalah yang sama. Penggunaan lem yang menyusahkan dalam melepas kaca-kaca di smartphone ini. Walau komponen lain yang bersifat modular mudah untuk dilepas, iFixit tetap memberikan nilai 4. Terutama karena masalah lem itu tadi.

Huawei P20 Pro
Smartphone tiga kamera ini juga punya masalah dengan pemakaian lem. Tidak hanya itu, melepaskan kaca di bagian depan dan belakang sangat berisiko pecah. Kelebihan Huawei P20 Pro ini terletak pada komponen modular di dalamnya. Namun tetap saja, gara-gara lem dan risiko pecah di layar membuatnya cuma dapat nilai 4.

BACA JUGA: Lima Olahraga Simpel Ini Bisa Bikin Segar di Pagi Hari

LG G7 ThinQ
Untuk melepas layar sebenarnya cukup mudah, namun harus bertempur dengan lem dulu. Selain itu, saat melepas kaca depan dan belakang berisiko pecah. LG G7 ThinQ ini mendapatkan nilai 4 karena masalah risiko kaca pecah dan lem. Namun komponen di dalamnya mudah dibongkar pasang karena modular.

Google Pixel 3
Smartphone Google ini ternyata dapat nilai buruk dari iFixit. Hanya mendapatkan nilai 4 saja karena masalah lem yang cukup banyak di panel belakang. Bagian layar juga lebih susah dari Pixel sebelumnya. Kelebihannya, tidak butuh banyak alat dalam bongkar pasang Google Pixel 3.

Google Pixel 3 XL
Sama seperti versi kecilnya, Google Pixel 3 XL juga bermasalah dengan penggunaan lem. Untuk memperbaiki smartphon ini harus berjuang melawan lem dulu. Nilai 4 juga diberikan iFixit untuk smartphone susah diperbaiki ini. Tapi tidak butuh banyak peralatan dalam bongkar pasang Google Pixel 3 XL. Nampaknya lem jadi masalah utama untuk memperbaiki smartphone flagship ini. Selain susah dilepas, butuh lem baru untuk memasang ... Baca halaman selanjutnya