Bermasalah, Audi Recall Audi e-tron

"Masalah terdapat pada kabel grommet antara port pengisian daya dan baterai "
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF-Audi melakukan penarikan kembali atau recall atas sejumlah model Audi e-tron. Masalah pada kabel grommet antara port pengisian daya dan baterai pada SUV bermesin listrik ini diduga menjadi pemicu recall.

Dalam keterangan resminya Audi Amerika mengatakan bahwa dalam kondisi tertentu, uap air yang terjadi dapat meresap ke dalam sistem kelistrikan mobil, dan bisa berdampak risiko kebakaran karena arus pendek. Audi menuturkan hanya unit-unit tertentu saja yang dilengkapi dengan grommet yang disinyalir mengalami masalah ini, dan dijadwalkan Audi Amerika akan menghubungi konsumen secara langsung.

Sejak diluncurkan pada April 2019, sebanyak 1.664 unit Audi e-tron telah diproduksi, dan 1.109 unit e-tron telah terjual di sana. Sementara untuk unit yang sudah terkirimkan ke konsumen sebanyak 540 unit.

Juru bicara Audi Amerika, Mark Dahnke mengatakan lampu peringatan kuning akan aktif jika sensor mendeteksi kelembapan dalam sistem kelistrikan e-tron, dan bila kondisi itu terjadi segera lah untuk memarkir di area yang aman matikan mobil.

“Dalam kondisi ini mobil tidak boleh diisi ulang kembali baterainya, dan disarankan agar konsumen untuk menghubungi Audi roadside assistance untuk segera di towing ke dealer,” ujar Dahnke, seperti dilansir Autonews.

Hingga berita ini diturunkan, belum satu pun konsumen e-tron di Amerika yang melaporkan adanya kesalahan lampu indikator aktif, atau kejadian gagalnya komponen grommet tersebut. Namun Audi melaporkan sebanyak lima unit e-tron yang dipasarkan di kawasan Eropa sejak Desember 2018, mengalami kondisi aktifnya lampu indikator itu, meski pada kasus ini tidak dilaporkan adanya kebakaran atas kejadian ini.

Di sisi lain, Dahnke menyebutkan para pemilik e-tron tak perlu khawatir dan dapat terus mengendarai mobilnya sembari menunggu jadwal perbaikan di dealer resmi, yang diharapkan akan dilakukan pada Agustus nanti.

Jika konsumen tidak ingin ... Baca halaman selanjutnya