Unit Bisnis Google Bentuk Koalisi Dorong Kehadiran Mobil Self-driving

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Unit Alphabet Inc. milik Google, Ford Motor Co, serta layanan berbagi kendaraan Uber dan dua perusahaan lainnya membentuk koalisi untuk mendorong tindakan federal guna membantu mempercepat kehadiran mobil self-driving di dunia pemasaran.

Koalisi Self-Driving ini juga termasuk Mobil Volvo yang berbasis di Swedia, milik Perusahaan China pemegang grup Zhejiang Geely serta Lyft saingan Uber.

baca juga: Baca Alquran Pakai HP, Bagaimana Hukumnya?

"Kami akan bekerja sama dengan anggota parlemen, regulator dan masyarakat untuk menyadari keamanan dan manfaat sosial dari kendaraan
self-driving," ujar kelompok itu dalam sebuah pernyataan dilansir dari NDTV.

Tim Koalisi ini mengusung David Strickland petinggi badan keamanan otomotif AS yang menulis panduan baru pada mobil self-driving sebagai penasehat.

baca juga: Facebook Beri Update, Kini Ada Fitur Schedule di Instagram Stories

"Jalan terbaik untuk inovasi ini adalah memiliki satu set standar federal dan koalisi akan bekerja dengan para pembuat kebijakan untuk menemukan solusi yang tepat yang akan memfasilitasi penyebaran kendaraan self-driving," kata Strickland dalam pernyataannya.

California telah mengusulkan pembatasan mobil self-driving yang tidak memiliki roda kemudi, pedal dan sopir berlisensi untuk mengambil alih dalam keadaan darurat, yang ditentang oleh Google. Berdasarkan peraturan saat ini, kendaraan yang sepenuhnya tanpa kontrol manusia bersifat tidak legal.

baca juga: Tak Terima Aturan Baru dari WhatsApp, Ini yang Akan Terjadi Pada Akun Pengguna

Lima perusahaan, yang semua bekerja pada mobil self-driving, mengatakan salah satu tugas pertama kelompok adalah untuk "bekerja dengan organisasi-organisasi sipil, kota dan pebisnis untuk membawa visi kendaraan self-driving ke jalan dan jalan raya Amerika."

Penerjemah: Jefri Rajif

baca juga: Dibanding Spotify, Apple Bayar Lebih Besar Royalti di Apple Music

Penulis: Elvia Mawarni