Industri Otomotif Jerman Dapat Suntikan Dana Puluhan Triliun dari Pemerintah

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Pemerintah Jerman mengucurkan dana senilai Rp52 triliununtuk industri otomotif nasionalnya. Tujuannya adalah memperpanjang subsidi kendaraan listrik di tengah pandemi COVID-19.

Pengumuman itu dirilis setelah Kanselir Merkel berbicara dengan kepala industri otomotif. Pemerintah Jerman mengumumkan mereka akan membantu industri otomotif yang sedang "sakit" dengan tambahan dana sebesar 3 miliar (Rp50,2 triliun), sehingga total suntikan dana Berlin untuk industri otomotif menjadi 5 miliar (Rp83,7 triliun).

baca juga: Bakal Beralih ke Produksi Mobil Listrik, Renault Rumahkan Dua Ribu Pekerja

Pengumuman itu dipublikasikan setelah Kanselir Angela Merkel bertemu dengan beberapa pejabat industri mobil dan serikat buruh, termasuk IG Metall yang merupakan serikat buruh terbesar Jerman . "Kami semua sadar bahwa industri sedang melalui masa sulit yang berdampak terhadap ratusan ribu pekerjaan," kata Menteri Ekonomi Peter Altmaier.

Steffen Seibert, juru bicara Merkel, mengatakan bahwa bantuan dana tersebut akan membawa "perubahan struktural jangka panjang" dalam industri otomotif. Pemberian subsidi itu diharapkan mampu meningkatkan penjualan mobil, yang sebelumnya mengalami penurunan tajam pada paruh pertama 2020 yang sebagian besar disebabkan oleh pandemi virus Corona jenis baru.

baca juga: Ekspor Industri Pengolahan Tembus USD 111 Miliar

Seibert mengatakan bahwa paket stimulus saat ini juga akan digunakan untuk mendukung produsen suku cadang mobil. Dia menambahkan bahwa dari paket ini, Jerman akan memompa 1 miliar (Rp16,7 triliun) untuk memperpanjang subsidi kendaraan listrik hingga 2025.

Subsidi ini diharapkan dapat menciptakan "strategi transformasi" jangka panjang seiring industri berkembang menuju mobil listrik. Tujuannya adalah untuk menggabungkan kekuatan dalam meningkatkan "kerja sama antara tingkat federal, negara bagian, dan regional" serta meningkatkan kolaborasi antara industri , serikat pekerja, dan sains.

IG Metall menyambut baik paket stimulus dan perpanjangan subsidi kendaraan listrik. Hildegard Mller, Presiden Asosiasi Industri Otomotif (VDA), mengatakan bahwa langkah ini akan membantu menyelamatkan banyak pekerja. Industri mobil Jerman sudah mulai beralih ke kendaraan listrik ketika pandemi melanda - sehingga membuat ratusan ribu pekerja dalam risiko.

baca juga: Tingkatkan Keamanan Berkendara, Peneliti di Australia Kembangkan Teknologi Hubungkan Pengemudi

Editor: Ramadhani